Sinergi KKN UNIDA Gontor dan Kelompok Tani Hutan Bangun Akses Pemasaran Lebah Madu

  • Feb 16, 2026
  • Silky nafisa

Koordinasi menjadi langkah awal yang krusial dalam menguatkan pemasaran hasil hutan rakyat. Pada Senin, 16 Februari 2025, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) bersama Kelompok Tani Hutan menggelar pertemuan untuk menyamakan visi dan merumuskan strategi pemasaran yang lebih terarah dan berkelanjutan.

Pertemuan ini berlangsung dalam suasana hangat dan partisipatif. Setiap pihak menyampaikan pandangan, potensi, serta tantangan yang dihadapi dalam memasarkan produk hasil hutan. Dialog terbuka ini menjadi ruang belajar bersama untuk memahami kebutuhan pasar tanpa meninggalkan prinsip kelestarian.

Mahasiswa KKN berperan sebagai fasilitator ide dan pendamping teknis. Mereka memetakan peluang pemasaran, mulai dari pengemasan produk, penentuan harga, hingga pemanfaatan media digital sebagai sarana promosi yang lebih luas dan efektif.

Kelompok Tani Hutan menyambut baik gagasan tersebut. Selama ini, keterbatasan akses pasar menjadi kendala utama, meskipun kualitas produk tergolong unggul. Dengan adanya koordinasi ini, para petani merasa lebih percaya diri untuk melangkah ke pasar yang lebih kompetitif.

Diskusi juga menyoroti pentingnya identitas produk. Pemberian label, cerita asal-usul, dan nilai keberlanjutan dinilai mampu meningkatkan daya tarik konsumen. Hal ini sekaligus memperkuat citra produk lokal yang ramah lingkungan dan berbasis kearifan lokal.

Selain itu, dibahas pula rencana tindak lanjut berupa pelatihan singkat dan pendampingan berkelanjutan. Langkah ini diharapkan dapat memastikan strategi pemasaran tidak berhenti pada wacana, tetapi benar-benar terimplementasi di lapangan.

Koordinasi ini menjadi contoh nyata kolaborasi antara akademisi dan masyarakat. Sinergi tersebut tidak hanya mendorong peningkatan ekonomi, tetapi juga menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya pengelolaan hutan yang lestari.

Melalui langkah kecil namun terencana, harapan besar pun tumbuh. Dari rimbun hutan hingga etalase pasar, kerja sama ini diharapkan mampu membuka jalan baru bagi produk tani hutan untuk dikenal lebih luas dan memberi manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.